Senin, 18 Januari 2016

Tidak berubah, mungkinkah?

Adakah sesuatu hal yang tidak berubah di dunia ini?
Dalam konteks kehidupan sosial, tidak ada masyarakat yang tidak berubah. Seiring perubahan waktu dan zaman semua manusia berubah, bahkan masyarakat yang notabene “terisolasi” atau masyarakat pedalaman sekalipun. Sebut saja Suku Baduy di pedalaman Banten. Saat ini suku tersebut terklasifikasi menjadi dua, Baduy dalam dan Baduy luar. Mereka yang termasuk Baduy luar adalah orang-orang yang mulai mengenal, bahkan menggunakan teknologi seperti HP.
Lalu adakah makhluk hidup yang tidak berubah?
Dalam kehidupanku sendiri aku sudah menyaksikan banyak sekali perubahan yang ditunjukkan oleh orang sekitarku.
Orang yang berkata, “aku akan mendapatkan wanitaku, jika kau sudah mendapatkan priamu lebih dulu” telah menegasikan kalimat tersebut.
orang yang aku dampingi saat masuk kuliah, telah didampingi oleh orang yang berbeda disaat wisudanya.
BERUBAH.
Namun, aku teringat kepada Allahku.
Janjinya selalu ia tepati, kata-kata manisnya selalu terealisasi.
Meskipun terkadang aku berubah terhadapNya
Dia adalah pribadi yang tidak berubah terhadapku dan terhadapmu.

Jumat, 13 Juni 2014

(lagi-lagi) aku kagum padaNya

Pada saat menulis ini, aku sedang berada dalam keheningan malam kota Jakarta. Malam ini, aku menyadari beberapa hal yang telah terjadi, sedang terjadi dan bahkan aku sepertinya bisa memprediksi apa yang akan terjadi. Salah satu ciri makhluk hidup adalah bertumbuh dan berkembang dan tak terasa proses itu begitu cepat terjadi, bahkan aku hampir tidak menyadari proses itu.
Malam ini abangku dan calon istrinya pergi izin untuk pemotretan pre-wedding (foto sebelum pernikahan, biasanya hasil fotonya akan dipergunakan untuk keperluan pernikahan re:undangan dan welcome foto di gedung) kejadian ini sontak membuatku sadar bahwa kami sudah bertumbuh menjadi anak-anak yang dewasa, aku sedikit tidak percaya namun aku cepat-cepat menyadarkan diriku bahwa inilah kenyataannya. Aku bersyukur kepada Tuhan untuk setiap perubahan yang boleh terjadi dalam kehidupan keluarga kami, mama yang semakin berumur, abang yang sebentar lagi akan menikah, kakaku yang semakin dewasa, aku yang sebentar lagi akan menyelesaikan kuliah dan adikku yang akan mengenyam bangku SMA. Perubahan-perubahan ini membuatku sadar akan pemeliharaan Tuhan dalam setiap musim kehidupan kami.
Sedaritadi aku bingung akan perasaan ini, sedih, senang, terharu dan heran campur aduk di pikiranku. Sulit sekali buatku memahami bagian-bagian dalam kehidupan ini. penyertaannya sungguh sempurna dan nyata lho teman-teman!
Coba deh lihat dan renungkan  kehidupan teman-teman semua. Udah sampai mana kehidupan kalian? Seberapa banyak berkat yang udah kalian dapat? Seberapa banyak pengalaman duka dan mengecewakan yang kita rasakan? Dan sejauh itu juga Tuhan tetap lakukan bagianNya, Ia tetap setia dan menepati janjinya. Apakah kita setia juga kepadaNya?

Sekian curhatan saya mala mini, semoga memberkati J

Minggu, 12 Januari 2014

ke Bandung?? Jangan lupa ke BCN (Braga Culinary Night)

Diminggu pagi yang mendung ini gue mau membagikan cerita gue di kota perantauan, Bandung.
Sesuai dengan label yang tertera gue mau menshare tentang jalan-jalan. Bandung itu indah banget! dan terlalu sayang kalau tidak dinikmati. hehe
Hari sabtu kemarin merupakan hari yang panjaang buat gue dimana seharian gue main sama temen-temen kosan. Trip pertama kita pergi ke bukit carmel tapi, ini ceritanya tersendiri yaa. Nah yang kedua kami pergi ke Braga Culinary Night (BCN). Apa itu BCN?


Rabu, 01 Januari 2014

Yuk berbenah diri

Hari pertama dari 365 hari ditahun 2014 sudah terlewati. I want to tell you about my fellings right now!
Pernah baca tweet gue yang ini?



Atau kalian pernah membaca status, tweet galau lainnya dari gue? hehe
Saat ini gue lagi ngerasa plong bener! Tuhan kaya ngasih kelegaan sama gue. Kurang lebih udah tujuh bulan gue single dan selama tiga bulan terakhir ini gue galau, pengen secepatnya punya cowo lagi BUT Tuhan memberikan kelegaan, dimana setelah gue nulis wishes ditahun 2014 disitu ga ada target buat “punya pacar” YES! Gue ga galau lagi sekarang! Dan benar wishes gue ditahun ini kebanyakan target-target supaya berbenah diri  meskipun berstatus single, alias target-target untuk mencapai tittle “jomblo berkualitas” wakakak!

Senin, 23 Desember 2013

my prayer on Christmas eve

Malam kudus, sunyi senyap. Kabar Baik menggegap;
Bala sorga menyanyikannya,
Kaum gembala menyaksikannya:
“Lahir Raja Syalom, lahir Raja Syalom!
Doa di malam Natal
Dalam kerendahan hati, aku datang kepada Mu,
Tuhan pemilik Hidup, yang kami sapa dalam Yesus Kristus.
Terimakasih buat berkat nyata yang Tuhan boleh berikan.
Terimakasih kalau Engkau masih membolehkan saya menikmati Natal di Tahun 2013.
Terimakasih kalau engkau juga tetap memimpin saya di penghujung tahun 2013.
Oiya Tuhan makasih banget buat penyertaanMu di tahun 2013. SUNGGUH LUAR BIASA!

Selasa, 17 September 2013

2013, you’re so cool :)

Time flies so fast, now we are here di bulan-bulan penghabisan tahun 2013.
udah lama ga curhat, alesan paling mainstream sih karna males padahal, banyak banget yang mau diceritain, yaudah deh cerita tentang tahun 2013 ajalah yaa :P
Gue sangat bersyukur karna 2013 banyak pengalaman yang bisa gue dapatkan mulai dari:
1.     Berpetualang di Jalanan Ibukota
Ini sih karna ada perlu, hehe yang pertama buat nonton free movie, kalian bisa baca kisahnya disini, dan yang kedua gue pergi ke CP buat take a reward/gift ceritanya bisa kalian baca di point ke empat ya guys. Asli gue ga pernah pergi ketempat jauh guys! suatu kesenangan sendiri ketika gue bisa go out ke tempat tersebut sendiri, maksudnya Cuma ditemenin adek, bukan teman atau orangtua dan otomatis guelah yang diharapkan bisa menuntun jalan yang tepat agar sampai TKP dengan selamat.
2.  Dapet project bikin buku acara dan lumayan dapet apresiasi meskipun Cuma martabak sekotak. Jadi kak maria yang minta tolong, karna dia ga ngerti bikin-bikin buku acara gitu (padahal gue juga ga ngerti ngerti banget -_-) yaudah gue bantuin kebetulan gue ga ada tugas yang deadline. Buku ini diperuntukkan buat para hadirin yang menghadiri acara apresiasi seni (drama) jurusan mereka, maklum FPBS.