Sabtu, 12 November 2011

yuk seperti rajawali. .

Semenjak saya memulai mata kuliah PAK di UPI, saya sering sekali mendengar kata kata RAJAWALI mulai dari kelas doa kami yang bernama PEDORA (PErsekutuan DOa RAjawali), hingga materi yang disajikan oleh asdos saja lebih sering mengkaji rajawali, jadilah sekarang saya mengagumi burung tersebut, nahh disini saya akan membahas mengenai burung rajawali. chek it out..

 Mata  : Mampu melihat jarak 6km / 8x  manusia. Mempunyai 2 selaput yaitu untuk berkelahi dan melihat matahari
žTinggi  : 90 cm
žBentangan sayap  : 2 m
Kecepatan terbang  : 320km/jam
žKetinggian yang dapat dicapai  : 2.000m
žSarang  : beratnya 700kg
žUsia: hingga 120 tahun (standard)
Alkitab menuliskan mengenai rajawali sebanyak 38 kali, jauh lebih banyak
dibandingkan merpati atau jenis burung lainnya.

lalu, apa sih ciri ciri burung tersebut??

Ciri yang utama dan terutama yaitu tidak takut badai.

Burung rajawali malah menantikan datangnya badai. Dia akan mengembangkan sayapnya, memperhatikan dengan pandangan visinya, kapan badai datang. Sebab dia akan menghadapinya dan menggunakan badai itu untuk melambung tinggi. Burung rajawali tidak mengepak-ngepakkan sayapnya, tetapi dia mengembangkan sayapnya.

Burung rajawali tidak seperti ayam atau anak ayam. Ayam atau anak ayam penciumannya tajam, mereka tahu saat akan datang badai. Mereka ribut berkotek-kotek, menciap-ciap, bingung lari kesana kemari, sambil mengepak-ngepakkan sayapnya mencari tempat persembunyian untuk berlindung terhadap badai. Apabila badai datang mereka bisa menjadi korban, sebab mereka lemah, tak berdaya, dia menjadi victim badai. Lain dengan
burung rajawali, dia tidak menjadi victim, tetapi menjadi victor, pemenang, terbang mengatasi badai.

Ciri apa lagi yang dimiliki burung rajawali? Ia menyediakan waktu untuk memperbaharui diri. Saat sadar bahwa kekuatan sayapnya mulai berkurang, dia sabar. Dia berdiam diri ; dia tidak terbang. Dia mencari tempat yang tinggi di atas bukit batu.

Tahukah Anda bahwa burung rajawali adalah burung yang paling panjang usianya?

Seekor burung rajawali bisa mencapai umur hingga 70 tahun. Tapi untuk mencapai umur tersebut adalah sebuah pilihan bagi seekor rajawali, apakah dia ingin hidup sampai 70 tahun atau hanya sampai 40 tahun.

Ketika burung rajawali mencapai umur 40 tahun, maka untuk dapat hidup lebih panjang 30 tahun lagi, dia harus melewati transformasi tubuh yang sangat menyakitkan. Dan pada saat inilah seekor rajawali harus menentukan pilihan untuk melewati transformasi yang menyakitkan itu atau melewati sisa hidup yang tidak menyakitkan namun singkat menuju kematian.

Pada umur 40 tahun paruh rajawali sudah sangat bengkok dan panjang hingga mencapai lehernya sehingga ia akan kesulitan memakan. Dan cakar-cakarnya juga sudah tidak tajam. Selain itu bulu pada sayapnya sudah sangat tebal sehingga ia sulit untuk dapat terbang tinggi.


Bila seekor rajawali memutuskan untuk melewati transformasi tubuh yang menyakitkan tersebut, maka ia harus terbang mencari pegunungan yang tinggi kemudian membangun sarang di puncak gunung tersebut. Kemudian dia akan mematuk-matuk paruhnya pada bebatuan di gunung sehingga paruhnya lepas. Setelah beberapa lama paruh baru nya akan muncul, dan dengan menggunakan paruhnya yang baru itu ia akan mencabut kukunya satu persatu-satu dan menunggu hingga tumbuh kuku baru yang lebih tajam. Dan ketika kuku-kuku itu telah tumbuh ia akan mencabut bulu sayap nya hingga rontok semua dan menunggu bulu-bulu baru tumbuh pada sayapnya. Dan ketika semua itu sudah dilewati rajawali itu dapat terbang kembali dan menjalani kehidupan normalnya. Begitulah transformasi menyakitkan yang harus dilewati oleh seekor rajawali selama kurang lebih setengah tahun. 
dan terakhir nih..
   Ketika rajawali berada dalam keadaan mendekati waktu kematiannya, ia
terbang ke tempat yang paling disukainya, di atas gunung, menutupi
tubuhnya dengan kedua sayapnya, memandang ke arah terbitnya matahari,
lalu….mati.
nah kalimat terakhir diatas ngajak kita supaya hingga saat kematian kita biarlah hati kita tetap tertuju kepada Tuhan, seperti lagunya bang Franky sihombing yang liriknya .. sampai memutih rambutku Kau putuskan aku, menutup usiaku, ku kan slalu menyembahMu oh Yesus Tuhanku...
sekian Jbu :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar