Holaa,
kali ini gue datang dan akan menceritakan hal yang terjadi di semester empat,
tepat tanggal 1 Februari 2013 gue resmi jadi mahasiswi tingkat dua alias
semester 4 sama kaya kalian kali yah, banyak resolusi dan harapan yang gue
pengen raih di semester 4 ini but I will not tell you about my resolution. Gue
akan menceritakan awal perkuliahan gue di semester 4 yang sangat menguras
kesabaran, kecerdikan, kecerdasan dan kehikmatan dalam berkata-kata. Mengapa?
karena gue sedang menghadapi dosen yang sangat kritis dalam mempertanyakan
kepercayaan gue, entah emang beliau bermaksud mematikan karakter gue atau
beliau penasaran sama iman kepercayaan gue dan berusaha menggalinya atau juga
beliau mau mendiskreditkan agama yang gue anut dan mengadopsi bahwa agama
dialah yang benar, gue gatau pasti. Kalian tahu kan gue disekolahkan di Univ
umum, tapi yang mendominannya yaitu kepercayaan yang berbeda dengan gue,
istilahnya orang-orang yang kepercayaannya sama kaya gue kuantitasnnya sangat
minim.
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Senin, 18 Maret 2013
Selasa, 15 Januari 2013
home industry Cianjur
Guys, kali ini gue akan membagikan hasil praktikum gue disemester tiga, tepatnya di Cianjur. i hope this posting is useful for you guys :)
1. Home industry taucho
1. Home industry taucho
Selain manisan, kota Cianjur juga
mendapat julukan kota Tauco dan salah satu tempat pembuatan taucho yang kami
kunjungi adalah produksi taucho yang bermerek “Cap meong” yang beralamat di
Jln. HOS Cokroaminoto No. 16 Cianjur. Produsen tauco pertama di Cianjur adalah seorang warga keturunan
Cina bernama Tan Ken Yan, yang mencetuskan ide pertama kali membuat tauco di
Cianjur dengan merek dagang "Cap Meong" yang berdiri sejak tahun 1880
dan kini diwariskan kepada Ny.Tasma. Bahan
utama Tauco adalah kedelai kuning, gula merah, tepung dan bumbu lainnya. Tauco
merupakan produk yang diadaptasi dari negeri Cina, setelah biji kedelai kuning
direbus, lalu ditambahkan garam dan mikroba alami, kemudian hasilnya tauco akan
berwarna cokelat kemerahan.Rasanya gurih asin dan sering ditambahkan ke dalam
aneka tumisan dan masakan lainnya.
Kapasitas produksi produsen tauco
ini pun beragam, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu botol per tahunnya.
Dalam proses pemasaran pabrik tauco cap Meong tidak memasang papan nama yang
menunjukkan bahwa di sana dijual atau diproduksi tauco. Namun, kebanyakan
konsumen yang ingin membeli tauco sudah mengetahui lokasi ini. Jika ada calon
pembeli yang bertanya kepada warga Cianjur, warga akan menunjukkan tempat itu. Dalam
produksinya salah satu pekerja mengungkapkan bahwa jumlah penjualan mereka
menurun semenjak adanya tol cipularang, yang membuat lalu lintas
Bandung-Jakarta ataupun Bandung-Bogor tidak melewati Cianjur lagi dan otomatis
mengurangi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Cianjur. Sebagian besar
pengrajin tauco di Kecamatan Cianjur membuka usahanya dengan modal sendiri,
hanya sedikit saja yang mendapatkan modal bantuan dari bank mereka lebih
memilih meminjam modal kepada kerabat atau saudara. Industri taucho ini masih
sangat menjaga kualitas dan keaslian rasa dan mutu secara turun-temurun inilah
yang membuat masyarakat mencintai produk mereka dan membuat industry ini masih
bertahan sampai sekarang. Prospek bisnis ini sangat menjanjikan karena semakin
hari industry yang tradisional seperti ini sudah jarang ditemui.
gambarannya kaya gini guys.
2. Industri
kerajinan rakyat “Lentera Gentur”
Tempat kedua yang kami kunjungi
adalah industry kerajinan yang memproduksi lampion-lampion indah sejak tahun
1965. Enang saepudin sebagai pemilik gallery lampu gentur adalah generasi ke
tiga dari bapak mus" in sebagai pencipta keberadaan lampu gentur ini sejak
tahun 1965 lalu dan diwariskan oleh anaknya sejak tahun 1994 usaha mandiri
pisah dari orang tua, hingga sekarang diwariskan kepada anak perempuan pak
Enang sebagai generasi keempat.
Tempat yang berlokasi di Kampung
Gentur Rt 03/ Rw 06 Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur
Propinsi Jawa Barat ini memiliki tempat show
room atau pemajangan hasil karya hanya ditempat yang tak seberapa yang bergabung
dengan tempat tinggal keluarga Alm Pak Enang. Menurut cerita yang saya terima
dari perbincangan si pemilik bahwa dahulu sewaktu Bapak Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono berkunjung, beliau pernah berjanji akan memberikan lahan kurang lebih
1000 M2 untuk memperluas lahan show
roomnya namun sampai sekarang janji itu belum terlihat implementasinya.
Dalam memproduksi lampion,
bahan-bahan yang dibutuhkan tergolong sedikit yaitu hanya bermodalkan kaca,
kuningan dan cat. Proses pengerjaannya dilakukan secara sederhana. Potongan
kaca dicat dengan cara disemprot. Setelah itu diberi rangka alumunium dan
dipatri.
Dengan penjualan mencapai 500 unit
per bulan.Pada pemasarannya produk lentera ini bisa dijumpai juga dibeberapa
kota wisata seperti puncak bogor, jepara, bali, Jakarta. Berdasarkan hasil
wawancara produk ini sudah diekspor ke Eropa dan Timur Tengah. untuk pekerja
sendiri terdapat Terdapat 21 kelompok perajin Lentera Gentur yang terdiri dari
80 pekerja. selain menjaga kualitas lentera yang baik dan unik industry rakyat
lentera gentut juga selalu menjaga kekonsistenan dalam memenuhi pesanan
pelanngannya sehingga pelanggan local dan mancanegara puas dan tetap menjadi
langganan. Toko ini punya website lho klik
ini foto di TKP
Senin, 12 November 2012
UTS kurikulum dan pembelajaran
FAKULTAS
ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
PENDIDIKAN INDONESIA
UJIAN
TENGAH SEMESTER
Semester : Ganjil
Mata Kuliah : Kurikulum
dan Pembelajaran
Hari/Tanggal : Rabu,
31 Oktober 2012
Sifat : Take Home Exam
Dosen : Dr. Rusman, M.Pd
Rosyanto, M.Pd
Petunjuk :
1. Ujian Tengah Semester (UTS) ini dikerjakan di
luar kelas !
2. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan lengkap
dan disertai referensi yang relevan dengan pertanyan !
3. Tidak diperbolehkan bekerja sama dengan sesama
teman untuk menyelesaikan soal UTS ini !
4. Tidak dikehendaki adanya plagiatisme (peniruan
dan pencontohan) dalam bentuk apapapun, jika
ditemukan maka tim dosen tidak akan menilai jawaban
UTS yang Anda buat !
5. Hindari Copy dan Paste terhadap sumber bacaan
yang ada di buku, blog, wikipedia maupun sumber
lainnya yang Anda peroleh dari internet, yang harus
Anda lakukan adalah mengambil inti atau pokok
pikiran di dalam sumber tersebut !
6. Jawaban UTS yang Anda buat dikirim melalui e-mail
: kurpem_upi@yahoo.co.id, paling lambat tanggal
6 November 2012
(pukul 24.00 WIB). Keterlambatan mengumpulkan akan menyebabkan
pengurangan
nilai.
Jawaban dikirim dengan melampirkan
attachmend (file yang dilampirkkan) disertai Nama
Lengkap, NIM, Kelas, Jurusan.
Soal-soal :
1. Jelaskan sekurang-kurangnya 3 definisi kurikulum
dan 4 dimensi kurikulum !
2. Mengapa kurikulum memerlukan landasan dan
jelaskan apa saja yang termasuk landasan
pengembangan kurikulum ?
3. Jelaskan komponen-komponen pengembangan kurikulum
dan bagaimana keterkaitan diantara
komponen-komponen tersebut !
4. Tawuran antar pelajar marak kembali terjadi di
tanah air. Menurut Anda, bagaimana seharusnya fungsi dan peran kurikulum dalam meminimalisir
kasus tawuran di Indonesia ?
5. Jelaskan prinsip-prinsip apa saja yang harus
diperhatikan dalam pengembangan kurikulum !
Deskripsikan contoh pengimplementasian
prinsip-prinsip tersebut dalam mata pelajaran IPS di
sekolah (SMA) !
6. Proses pengembangan kurikulum dapat menggunakan
suatu model yang dianggap relevan.
Deskripsikan salah satu model pengembangan kurikulum
yang Anda pahami, jelaskan pula
kelebihan dan kekurangan mocdel tersebut !
7. Salah satu aspek yang perlu dipahami dalam pengembangan
kurikulum adalah aspek yang berkaitan dengan organisasi kurikulum. Anda diminta
melakukan analisis terhadap mata pelajaran yang
ada di Sekolah Menengah Atas (SMA), termasuk ke dalam organisasi
kurikulum manakah mata pelajaran yang
diajarkan di sekolah (SMA).
8. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemdikbud) berencana
melakukan perubahan kurikulum pada tahun 2013.
Diantara aspek yang akan diubah adalah
jumlah mata pelajaran. Menurut Anda apakah rencana
tersebut tepat ? Akankah perubahan
kurikulum menjadi solusi terhadap peningkatan
kualitas pendidikan di Indonesia ?
--
Selamat Menempuh Ujian, Semoga Berhasil ! --
dan ini Jawabanku
Senin, 21 Mei 2012
KAMPUNG NAGA
Kampung
ini secara administratif berada di wilayah Desa Neglasari, Kecamatan Salawu,
Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Kampung yang mempunyai luas 1,5
Hektare mempunyai batas wilayah yakni, di sebelah Barat Kampung Naga dibatasi
oleh hutan keramat karena di dalam hutan tersebut terdapat makam leluhur
masyarakat Kampung Naga. Di sebelah selatan dibatasi oleh sawah-sawah penduduk,
dan di sebelah utara dan timur dibatasi oleh Ci Wulan (Kali Wulan) yang sumber
airnya berasal dari Gunung Cikuray di daerah Garut.
Kampung
yang masih menjaga keaslian budayanya ini disebut kampung naga karena asal mula
katanya yaitu “Nagawir” yang dalam bahasa Indonesianya berarti “Tebing”.
Sekeliling kampung ini memang dikelilingi tebing namun disana belum pernah terjadi
tanah longsor, banjir saat hujan meskipun kampung tersebut dekat sekali dengan
sungai ataupun kekeringan air saat kemarau, ini desebabkan karena warga kampung
naga menjaga alamnya. Mereka percaya bahwa jikalau kita bersahabat dan menjaga
alam, alampun akan bersahabat dan menjaga kita.
Kampung
naga memiliki 113 bangunan termasuk didalamnya balai dan masjid, dengan jumlah
penduduk ±
314 yang terdiri dari 108 Kepala Keluarga (KK). Mata pencaharian warga kampung
naga diantaranya bertani, berternak, kuli bangunan, menghasilkan dan menjual
kerajinan dari bambu ataupun menjual makanan ringan.
Kampung
naga menganut dua unsur pemerintahan yaitu formal (kepala RT) dan non formal (
kuncen atau pemangku adat). Ketua adat atau disebut kuncen, dalam beberapa hal tunduk
kepada ketua RT terutama dalam hal yang menyangkut kehidupan sehari-hari yaitu
yang berhubungan dengan sistem pemerintahan desa. Sedangkan ketua RT juga
tunduk kepada ketua adatnya di dalam kehidupan yang berhubungan dengan adat
istiadat dan kehidupan kerohanian masyarakat.
Ada enam Upacara adat yang dilaksanakan di kampung
naga dalam setahunnya, yaitu:
1.
Bulan Muharram yaitu memperingati tahun
baru Islam, diadakan pada akhir bulan Muharam
2.
Bulan Rabiul Awal
3.
Jumadil Akhir (pertengahan tahun)
4.
Nisfu Sya’ban (Ruah)
5.
Syawal
(setelah lebaran)
6.
Dzul Hijjah- Iedul Adha
Selain kuncen, adapula pemerintah yang termasuk non
formal yaitu:
1. Leber:
adalah pemangku adat yang berfungsi sebagai pemandu jenazah dan juru doa ketika
ada sesorang yang meninggal dunia.
2. Punduh:
orang yang mengayomi warga kampung naga
Pendidikan
Dalam mengenyam pendidikan, warga
kampung naga belum ada yang mengenyam bangku perkuliahan, mereka mengecap
bangku pendidikan hanya samapai SMP bahkan paling tertinggi saja hanya SLTA. Dan
banyak yang putus sekolah. Kondisi ini dipengaruhi oleh kurangnya biaya yang
mereka miliki.
Moderenisasi
dan Globalisasi
Semua manusia pasti berkembang dan
mengalami perubahan begitu juga suku kampung naga, mereka merasakan dampak
globalisasi dan moderenisasi, seperti pengamatan saya kemarin banyak warga
kampung naga yang sudah memiliki TV, DVD dan alat alat yang dapat menjadikan
pekerjaan warga kampung naga lebih cepat dan praktis. Alat-alat TV, DVD
dinyalakan dengan aki. Disana listrik tidak ada. Bentuk rumah masyarakat
Kampung Naga harus panggung, bahan rumah dari bambu dan kayu. Atap rumah harus
dari daun nipah, ijuk, atau alang-alang, lantai rumah harus terbuat dari bambu
atau papan kayu. Rumah harus menghadap kesebelah utara atau ke sebelah selatan
dengan memanjang kearah Barat-Timur. Dinding rumah dari bilik atau anyaman
bambu dengan anyaman sasag. Rumah tidak boleh dicat, kecuali dikapur atau
dimeni. Bahan rumah tidak boleh menggunakan tembok, walaupun mampu membuat
rumah tembok atau gedung (gedong). Warga kampung naga tidak takut walaupun ada
gempa. Karena bangunan yang mereka bangun sudah seperti manusia yang mempunyai
kepala, tangan, badan dan kaki jadi meskipun ada gempa besar mereka tidak takut
bangunannya runtuh.
Warga
kampung naga memiliki tiga factor kekhawatiran:
1. Bangunan
dari alam
2. Kesederhanaan
3. Gotong
royong
Jumat, 11 Mei 2012
God Job
haaaaaaaaaaay sobat setia blogku
kali ini postingan gue tentang kuliah nih, yaitu makalah mata kuliah Kebudayaan Indonesia. gue ngerasa spesial banget ketika presentasi mata kuliah ini, kenapa?? karna gue mempresentasikan kebudayaan gue sendiri. YAAP. BATAK. pas banget deh gue dapet materi ini. ini makalahnya, mungkin bisa membantu kalian semua yang lagi nyusun makalah
lihat di sini
nahh ini penampilan seninya, gue milih tor-tor dengan diiringi lagu rambadia. mainkan!!
Sabtu, 12 November 2011
yuk seperti rajawali. .
Semenjak saya memulai mata kuliah PAK di UPI, saya sering sekali mendengar kata kata RAJAWALI mulai dari kelas doa kami yang bernama PEDORA (PErsekutuan DOa RAjawali), hingga materi yang disajikan oleh asdos saja lebih sering mengkaji rajawali, jadilah sekarang saya mengagumi burung tersebut, nahh disini saya akan membahas mengenai burung rajawali. chek it out..

Mata : Mampu melihat jarak 6km / 8x manusia. Mempunyai 2 selaput yaitu untuk berkelahi dan melihat matahari
Tinggi : 90 cm
Bentangan sayap : 2 m
Kecepatan terbang : 320km/jam
Ketinggian yang dapat dicapai : 2.000m
Sarang : beratnya 700kg
Usia: hingga 120 tahun (standard)
Alkitab menuliskan mengenai rajawali sebanyak 38 kali, jauh lebih banyak
dibandingkan merpati atau jenis burung lainnya.
lalu, apa sih ciri ciri burung tersebut??
Ciri yang utama dan terutama yaitu tidak takut badai.
Burung rajawali malah menantikan datangnya badai. Dia akan mengembangkan sayapnya, memperhatikan dengan pandangan visinya, kapan badai datang. Sebab dia akan menghadapinya dan menggunakan badai itu untuk melambung tinggi. Burung rajawali tidak mengepak-ngepakkan sayapnya, tetapi dia mengembangkan sayapnya.
Burung rajawali tidak seperti ayam atau anak ayam. Ayam atau anak ayam penciumannya tajam, mereka tahu saat akan datang badai. Mereka ribut berkotek-kotek, menciap-ciap, bingung lari kesana kemari, sambil mengepak-ngepakkan sayapnya mencari tempat persembunyian untuk berlindung terhadap badai. Apabila badai datang mereka bisa menjadi korban, sebab mereka lemah, tak berdaya, dia menjadi victim badai. Lain dengan
burung rajawali, dia tidak menjadi victim, tetapi menjadi victor, pemenang, terbang mengatasi badai.
Ciri apa lagi yang dimiliki burung rajawali? Ia menyediakan waktu untuk memperbaharui diri. Saat sadar bahwa kekuatan sayapnya mulai berkurang, dia sabar. Dia berdiam diri ; dia tidak terbang. Dia mencari tempat yang tinggi di atas bukit batu.
Tahukah Anda bahwa burung rajawali adalah burung yang paling panjang usianya?
Seekor burung rajawali bisa mencapai umur hingga 70 tahun. Tapi untuk mencapai umur tersebut adalah sebuah pilihan bagi seekor rajawali, apakah dia ingin hidup sampai 70 tahun atau hanya sampai 40 tahun.
Ketika burung rajawali mencapai umur 40 tahun, maka untuk dapat hidup lebih panjang 30 tahun lagi, dia harus melewati transformasi tubuh yang sangat menyakitkan. Dan pada saat inilah seekor rajawali harus menentukan pilihan untuk melewati transformasi yang menyakitkan itu atau melewati sisa hidup yang tidak menyakitkan namun singkat menuju kematian.
Pada umur 40 tahun paruh rajawali sudah sangat bengkok dan panjang hingga mencapai lehernya sehingga ia akan kesulitan memakan. Dan cakar-cakarnya juga sudah tidak tajam. Selain itu bulu pada sayapnya sudah sangat tebal sehingga ia sulit untuk dapat terbang tinggi.
Bila seekor rajawali memutuskan untuk melewati transformasi tubuh yang menyakitkan tersebut, maka ia harus terbang mencari pegunungan yang tinggi kemudian membangun sarang di puncak gunung tersebut. Kemudian dia akan mematuk-matuk paruhnya pada bebatuan di gunung sehingga paruhnya lepas. Setelah beberapa lama paruh baru nya akan muncul, dan dengan menggunakan paruhnya yang baru itu ia akan mencabut kukunya satu persatu-satu dan menunggu hingga tumbuh kuku baru yang lebih tajam. Dan ketika kuku-kuku itu telah tumbuh ia akan mencabut bulu sayap nya hingga rontok semua dan menunggu bulu-bulu baru tumbuh pada sayapnya. Dan ketika semua itu sudah dilewati rajawali itu dapat terbang kembali dan menjalani kehidupan normalnya. Begitulah transformasi menyakitkan yang harus dilewati oleh seekor rajawali selama kurang lebih setengah tahun.
dan terakhir nih..
Ketika rajawali berada dalam keadaan mendekati waktu kematiannya, ia
terbang ke tempat yang paling disukainya, di atas gunung, menutupi
tubuhnya dengan kedua sayapnya, memandang ke arah terbitnya matahari,
lalu….mati.
tubuhnya dengan kedua sayapnya, memandang ke arah terbitnya matahari,
lalu….mati.
nah kalimat terakhir diatas ngajak kita supaya hingga saat kematian kita biarlah hati kita tetap tertuju kepada Tuhan, seperti lagunya bang Franky sihombing yang liriknya .. sampai memutih rambutku Kau putuskan aku, menutup usiaku, ku kan slalu menyembahMu oh Yesus Tuhanku...
sekian Jbu :)
Langganan:
Postingan (Atom)


