Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Januari 2016

Tidak berubah, mungkinkah?

Adakah sesuatu hal yang tidak berubah di dunia ini?
Dalam konteks kehidupan sosial, tidak ada masyarakat yang tidak berubah. Seiring perubahan waktu dan zaman semua manusia berubah, bahkan masyarakat yang notabene “terisolasi” atau masyarakat pedalaman sekalipun. Sebut saja Suku Baduy di pedalaman Banten. Saat ini suku tersebut terklasifikasi menjadi dua, Baduy dalam dan Baduy luar. Mereka yang termasuk Baduy luar adalah orang-orang yang mulai mengenal, bahkan menggunakan teknologi seperti HP.
Lalu adakah makhluk hidup yang tidak berubah?
Dalam kehidupanku sendiri aku sudah menyaksikan banyak sekali perubahan yang ditunjukkan oleh orang sekitarku.
Orang yang berkata, “aku akan mendapatkan wanitaku, jika kau sudah mendapatkan priamu lebih dulu” telah menegasikan kalimat tersebut.
orang yang aku dampingi saat masuk kuliah, telah didampingi oleh orang yang berbeda disaat wisudanya.
BERUBAH.
Namun, aku teringat kepada Allahku.
Janjinya selalu ia tepati, kata-kata manisnya selalu terealisasi.
Meskipun terkadang aku berubah terhadapNya
Dia adalah pribadi yang tidak berubah terhadapku dan terhadapmu.

Senin, 23 Desember 2013

my prayer on Christmas eve

Malam kudus, sunyi senyap. Kabar Baik menggegap;
Bala sorga menyanyikannya,
Kaum gembala menyaksikannya:
“Lahir Raja Syalom, lahir Raja Syalom!
Doa di malam Natal
Dalam kerendahan hati, aku datang kepada Mu,
Tuhan pemilik Hidup, yang kami sapa dalam Yesus Kristus.
Terimakasih buat berkat nyata yang Tuhan boleh berikan.
Terimakasih kalau Engkau masih membolehkan saya menikmati Natal di Tahun 2013.
Terimakasih kalau engkau juga tetap memimpin saya di penghujung tahun 2013.
Oiya Tuhan makasih banget buat penyertaanMu di tahun 2013. SUNGGUH LUAR BIASA!

Selasa, 17 September 2013

2013, you’re so cool :)

Time flies so fast, now we are here di bulan-bulan penghabisan tahun 2013.
udah lama ga curhat, alesan paling mainstream sih karna males padahal, banyak banget yang mau diceritain, yaudah deh cerita tentang tahun 2013 ajalah yaa :P
Gue sangat bersyukur karna 2013 banyak pengalaman yang bisa gue dapatkan mulai dari:
1.     Berpetualang di Jalanan Ibukota
Ini sih karna ada perlu, hehe yang pertama buat nonton free movie, kalian bisa baca kisahnya disini, dan yang kedua gue pergi ke CP buat take a reward/gift ceritanya bisa kalian baca di point ke empat ya guys. Asli gue ga pernah pergi ketempat jauh guys! suatu kesenangan sendiri ketika gue bisa go out ke tempat tersebut sendiri, maksudnya Cuma ditemenin adek, bukan teman atau orangtua dan otomatis guelah yang diharapkan bisa menuntun jalan yang tepat agar sampai TKP dengan selamat.
2.  Dapet project bikin buku acara dan lumayan dapet apresiasi meskipun Cuma martabak sekotak. Jadi kak maria yang minta tolong, karna dia ga ngerti bikin-bikin buku acara gitu (padahal gue juga ga ngerti ngerti banget -_-) yaudah gue bantuin kebetulan gue ga ada tugas yang deadline. Buku ini diperuntukkan buat para hadirin yang menghadiri acara apresiasi seni (drama) jurusan mereka, maklum FPBS.

Senin, 22 Oktober 2012

God’s Project


“Tuhan mempunyai proyek besar denganmu, dimana kamu ditempatkan saat ini”. itulah kalimat yang terngiang di pikiran saya, kalimat itu saya dengar dari seorang hamba Tuhan yang waktu itu berkesempatan membawa Firman dalam sebuah acara. saya mengimani kalimat tersebut. walaupun saat itu belum terasa impactnya. saat itu saya masih pesimis dengan keberadaan saya kuliah di luar kota, saya merasa tidak ada yang saya dapatkan di kota ini. namun lambat laun saya melihat garis terang. saya melihat proyek Tuhan sedang mengontrak saya. ternyata banyak hal yang saya dapatkan di kota Bandung, khususnya di UPI.
       Pengalaman untuk hidup mandiri dimana tidak ada keluarga inti disamping saya yang sekiranya dapat meramaikan suasana, tidak adanya keluarga yang menyambut kepulanganku setelah kuliah, tidak ada yang menghidangkan makanan disaat saya lapar. semuanya serba dilakukan sendiri. namun jangan salah keadaan seperti ini membuat kami sekeluarga semakin intim dari sebelumnya, kami menjadi sering berkomunikasi, saling menguatkan, saling menasihati, dan saling mendekatkan diri satu sama lain.

       Mengenal Bahasa Sunda karena di tanah periangan ini sebagian besar penduduknya adalah suku sunda, tutur kata yang lembut, sopan satun dan malapah gadangnya membuat saya bercermin dan ingin mencontoh mereka. saya sangat mengapresiasikan perilaku urang (orang) Bandung yang sangat peka terhadap apa yang kita ucapkan, saya mengucapkan “punten” mereka seketika menjawab “mangga, mangga neng”. sungguh perbedaan yang signifikan terjadi bila saya bandingkan dengan orang Jakarta, tidak terbalasnya ucapan “permisi” sudah bukan menjadi hal yang mengagetkan, makanya jangan sakit hati ya kalo anda (readers) yang nanti berkelana ke Jakarta dan excuse anda tidak direspon, pesan saya, kuatkan hatimu J
       Selalu menghirup udara segar dan selalu dimanjakan dengan pemandangan yang eksotik. kota Bandung merupakan kota yang menjadi salah satu tujuan orang orang untuk menghirup udara segar dan sejuk, maka tak heran jika Bandung khususnya arah Lembang macet dan ramai saat weekend. ini merupakan kesempatan yang saya harus syukuri mengingat banyak orang berbondong bondong pergi ke Bandung hanya untuk menikmati beberapa jam saja udara sejuk dengan mengeluarkan sejumlah uang, tapi saya bisa setiap hari menghidup dan menikmati semuanya secara gratis tidak usah mengeluarkan biaya dan tidak di batasi waktu.pemandangan bukit bukitpun sudah menjadi santapan keseharianku di kota ini. saat pagi sampai sore saya bisa melihat lekukan bikit bukit dari atas balkon kos kosanku, beruntungnya saya J
       Mengenal komunitas PMK UPI. kampus yang didominasi oleh kaum NonKris ini pertama tama membuat saya takut. takut jika saya terbawa arus mereka yang belum mengenal Bapa yang dalam Kristus Yesus adalah satu. mengenal PMK UPI membuat saya lebih dekat dengan Tuhan, tidak hanya itu komunitas ini juga menambah stok teman saya yang seiman. betapa indahnya ketika kita bertemu oleh saudara seiman, dan sesuku pula. mereka semua membuatku belajar bagaimana keorganisasian, bahkan mengajarkanku pengetahuan suku Batak yang mengasah saya dalam berbahasa ataupun memberikan saya atmosfer khas Sumatera Utara.
       Sebenarnya masih banyak lagi benefit benefit yang saya dapatkan disini, dan saya akan menceritakannya lagi di lain waktu. see you in the next post.

Senin, 03 September 2012

My dream!


I can’t handle my dream. dear my God, Could You bring me out from Indonesia?

akhir akhir ini gue sering banget ngeliat dokumentasi orang orang yang sedang berpergian ke Luar Negeri (LN) mulai dari jejaringan sosial (jarsos), tv, etc yang memampang dokumentasi mereka saat di tempat yang menjadi icon icon negara tersebut.  Entah apa yang mereka kerjakan disana ada yang vacation, kerja, lomba, naik haji dan yang paling gue banggain dia pergi ke LN buat sekolah! Wihh . udah lama gue baca blog blog yang sekiranya ceritanya itu menginspirasi gue dan dari cerita cerita mereka, mereka menulis perjalanan mereka ke LN untuk kuliah, hati gue tersentuh ngebaca pertolongan Tuhan dalam setiap proses persiapan mereka sekolah ke LN tersebut, dan sekarang gue meneteskan air mata entah apa yang membuat gue menangis, gue rindu dan ingin bangett pergi ke LN dan gue lebih bangga banget kalo tujuan utama gue ke LN buat nerusin sekolah :’) *my tears is down* kita memang harus menggantungkan cita cita kita setinggi langit dan harus mengejar ilmu sampai ke negri Cina! Entah kapan gue bisa menginjakkan kaki ke LN, negara selain Indonesia. Bisakah gue suatu saat berada di LN? merasakan salju, musim gugur dan musim musim lainnya yang tidak ada di Indonesia. Bahkan gue pengen banget mengelilingi dunia dimasa kehidupan gue J. Bahkan gue kagum banget sama tokoh tokoh  seperti Dr. John Goddard yang di usianya yang 15 tahun dia sudah membuat list negara negara yang akan dia kunjungi dan itu benar benar terealiasai lho guys. How amazement is the dream!! Dan tokoh wanita super ke dua setelah mama saya :P yaitu kak Merry Riana dia sudah biasa pulang pergi Jakarta-Singapore, ibaratnya Singapore itu udah kaya halaman rumahnya lah, gileee cool banget kan. Hem, it’s so awesome.

Kamis, 31 Mei 2012

HORMATI SEGALA PROFESI!


Udah beberapa lama ini gue jadi travelernya nyokap atas tujuan perjalanan ciracas-pinang ranti (PP) dan selama perjalanan ini gue dapet beberapa pelajaran.
            Gua ga suka sama sikap orang Jakarta yang selalu ngelekson setiap ada angkot yang lagi berhenti buat nurunin penumpangnya, ngeleksonnya ga nyantai lagi. NYOLOT! Gue bingung sama mereka yang melakukan hal itu gue mencoba berfikir, oh mungkin mereka (yang ngelekson) lagi buru buru nih mau kerja atau ada hal yang urgent yang harus dikerjakan. Memang angkot yang menurunkan penumpang ini membuat kemacetan sekejap apalagi di jalanan yang kecil yang pas banget buat dua mobil dengan arah yang berlawanan tapi for a moment ajah kan kalo penumpangnya udah turun dan pembayaran selesai jalan lagi ko. Kalo kita liat dari sisi pak supir angkot kasihan jugalah dia kan juga kerja bukan sengaja mau bikin macet, harusnya kita bisa saling menghormatilah apapun profesi orang jangan sampai ada strata atau stratifikasi! Di sosiologi ajah profesi dimasukkan kedalam bab diferensisi sosial BUKAN stratifikasi Sosial. Kalo kita masih membeda bedakan profesi berarti kita belum lulus dalam pelajaran sosiologi! Nah lho!
Gue juga inget sama perkataan artis ganteng Daniel Mananta di acara stasiun TV swasta yaitu blackwhite. Di acara itu di menceritakan waktu hidupnya di LN. Katanya hal positif yang bisa diambil dari kehidupan di luar negeri itu menghormati segala jenis profesi, disana jadi waitress aja tamu yang datang respect sama tuh pelayan, gak memperlakukannya semena mena. Mungkin kalo kita membeda bedakan profesi orang, bisa bisa ga ada yang mau dan ga ada yang akan menjadikan profesi seperti supir angkot, tukang somay, tukang odong odong, tukang ojeg, pedagang di pasar pokoknya yang sekiranya dianggap profesi gampang dan rendahan itu sebagai pekerjaan. Dan kalo bener ga ada lagi yang jadi operator atas pekerjaan yang tadi gue sebutin diatas mungkin kita kelimpungan dalam menjalankan aktivitas kita coba bayangkan kalo kendaraan kita lagi rusak dan jalan satu satunya naik public transportasion tapi ga ada lagi supir angkotnya atau lagi laper nih ga ada lauk dan budget pas pasan otomatis lo akan cari makanan murah dan siap makan seperti somay.
Nah, hal yang mau gue bagiin disini itu kita harus saling menghargai sesama. Be respect to all jobs and to other people. Jangan kita memberikan hormat ke orang berdasi, berseragam bagus, bersenjata dan berpangkat aja. Yuk rubah doktrin dan paradigma kita mengenai pekerjaan yang masih kita anggap “rendahan”.

Minggu, 11 Maret 2012

keinginan yang dulu datang lagi

kali ini gua mau curhat guys, asli. .
jadi ceritanya hari ini gue rapat kepanitiaan paskah, setelah rapat selesai kami cerita cerita lah kan, dan ada satu kaka namanya ka santi silaen dia menceritakan kalau dia akan konser piano, gua langsung interesting gitu dengernya, ga nyangka kaka yang ga terlalu famous gua liat itu ternyata menyimpan suatu kemampuan yang begitu amazing. kenapa gua interesting guys?? karna dulu gua tuh PENGEN BANGET BANGET bisa memainkan alat musik sejenis piano, entah itu organ atau keyboard pokoknya yang dipencet pencet gitu. awal gue suka sih dulu pas bokap beli keyboard murah murah, dulu gua suka banget maininnya tapi sekarang udah rusak guys. gua juga bingung itu keyboard ko rusak ya sejalan bokap gue ga ada http://eemoticons.net dulu gue pernah berniat benerin tuh keyboard SENDIRI tapi ga bisa sobat, jadi dulu tuh yang rusak kepala kabelnya dan gua pernah ganti tuh kepala dengan kepala kebel yang lain dan dengan posisi yang sempurna dan gua berdoa dalam hati agar kelak nih alat bisa berdering lagi. eh malah keluar api dari colokan setelah gua colok tuh kepala kabel. huuh. dan padahal pada saat itu nyokap gua ngelihat kalo gua punya keinginan untuk mainin tuh alat tapi nyokap gua ga ada actionnya untuk mengembangkan kemauan anknya. ini pelajaran banget guys buat kita kelak kalo jadi orangtua nanti hendaknya kita peka terhadap kemauan anak, karena dari situ kita bisa ngeliat potensi yang ada dalam diri anak!! oke balik lagi ke cerita dan setelah gua denger cerita kaka imut itu kalau dia les di yamaha dan dia emang udah dilatih sejak kecil bahkan udah pernah dibayar untuk ngisi acara acara. dari ceritanya itu hasrat gua yang dulu gua pendam yaitu BISA MAIN PIANO atau sejenisnya seakan akan coming back lagi! hasrat itu bangkit lagi. gua pengen les piano mamaaa. .http://eemoticons.net
mungkin mama gua ga terlalu suka kali yah sama musik, soalnya dulu gua pernah nyinggung buat minta beliin keyboard tapi mama gua bilang "udah, kamu les bahasa inggris aja" . dan sekarang gua jadi bingung sama kemampuan gua apa. pertimbangan gua gini misalnya gua mau les musik keyboard tapi kan gua ga ada dasarnya sama sekali gua bener bener buta guys sama tuts tuts piano apalagi kalo belajarnya pake not balok. alamakkk!! dan kalau bahasa inggris? gua mikirnya ah bahasa inggris ribet dan ga bisa mengekspresikan keadaan kita saat itu! bahasa itu hanya untuk komunikasi semata. kalo gue bisa bermain keybiard kan asik tuh kalo gua lagi galau, seneng, bingung atau apapun gue bisa mengekspresikannya dengan nada nada, bisa juga kan buat pelayanan! gue pernah ngebayangin kalo gua lagi melayani sebagai parorgen di gereja HKBP Cijantung, Jakarta Timur kan mama gua juga banga pasti anaknya dikenal sama jemaat gereja, bahkan sampai pendeta. ai anakkon nise i na marorgen i, ai tabo hian musik nai dibahenhttp://eemoticons.net. wiihhh jauh banget lah mimpi gua. dan sekarang gua mau nyoba bilang lagi lah ke mama gua buat beliin keyboard, les mah bisa nyusul kan bisa juga les secara otodidak mah kalo udah ada alatnya. mohon doanya yaa guys agar permintaan gua dikabulinhttp://eemoticons.net. sekian thank for your reading :)

Minggu, 04 Desember 2011

my name is Batsyeba

Hay guys, entri kali ini gue mau ngepost artikel yang nyinggung nama gue, yes! that's Batsyeba. sebelum membaca artikel tentang Batsyeba pengetahuan gue seputar Batsyeba hanya sekedar seorang gadis cantik yang ada dalam Alkitab. CUKUP. tapi setelah banyak komentar tentang nama gue akhirnya timbullah dalam diri gue suatu pertanyan bagaimana sih kisah lengkapnya Batsyeba. next langkah gue selanjutnya ngebrows dan this the result. 

Apa istimewanya wanita bernama Batsyeba, sehingga namanya ada di jajaran ibu moyang Yesus Kristus? Maria, ibu Yesus, adalah keturunan Daud dengan Batsyeba istri Uria yang memperanakan Natan dst (Lukas 3:31) Yusuf ayah Yesus, adalah keturunan Daud dengan Batsyeba istri Uria yang memperanakan Salomo yang adalah Raja Israel yang terkenal karena hikmatnya (Matius 1:6)
Yesus anak Daud dan Batsyeba, bukan dari Abigail istri Daud yang sangat bijak, bukan dari Maaka istri Daud yang juga anak raja? Mengapa Allah memilih seorang wanita yang melakukan pelanggaran untuk menjadi salah satu ibu moyang Yesus? Apa istimewa dari Batsyeba?

Minggu, 20 November 2011

inspirasi :)

Hari ini Youth cukup seru... Ada guest star, yaitu Adon dari grup band Base Jam yang sharing Firman di Gereja GBI setiabudhi, Bandung pertama kali ngeliat gue gak ngeh kalo dia artis, eeh ka liona (temen gereja gue) ngejelasin kalo dia vokalis base jam yang lagunya "..mungkin aku bukan pujangga yang mampu merangkai kata.." nah lagu itu gua kenal!  baru deh gue ngerti kalo yang lagi ngomong didepan itu seorang entertain nah sepulang gereja gue browsing browsing tentang Adon base jam dan amazing! cerita hidupnya sungguh menarik untuk dikupas. .





Adon yang dikenal sebagai vokalis dari Base Jam, telah membuat 7 album sejak Base Jam aktif dari tahun 1994. Album Bermimpi(1996), Base Jam 2 (1997), Base Jam ti3a(1998), Sinergi Base Jam Emp4t (2000),Dari Hati (2001), The Best Of Base Jam(2002), Dua Sisi (2004).
Sejak awal tahun 2000 menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan penyelamat hidupnya. Sejak itu ia berkomitmen untuk memberikan hidupnya bagi kemuliaan nama Tuhan, membagi hidup untuk generasi ini lewat talenta bernyanyi dan kesaksian hidupnya. Ia setia akan panggilan Tuhan dalam hidupnya. Komitmennya, ia akan pergi kemanapun Tuhan mengutusnya untuk memberitakan Kebebasan sejati, terutama untuk generasi ini.
“Tuhan Setia,” demikian judul lagu yang diciptakan Adon Saptowo, vokalis band Base Jam, bersama  Tommy Widodo. Lagu itu dinyanyikannya khusus bersama 30-an anak, dalam konferensi nasional “Anak Bersinar Bangsa Gemilang” (ABBG), beberapa waktu lalu. 
Adon mencurahkan pengalaman hidupnya melalui lagu ini. Walau berasal dari keluarga tidak mampu, namun kini dapat meraih mimpi karena Tuhan yang setia. 
pelajaran yang gue ambil dari cerita hidupnya yaa ini:
Berjuang Di masa kecilnya, Adon bertumbuh dari keluarga yang minim secara ekonomi. Ayah Adon adalah seorang pekerja buruh pabrik, yang belakangan menjadi Kristen, karena terkesan melihat sosok pimpinannya, seorang pengikut Kristus, yang sangat baik, murah hati, dan suka menolong.
Saat Adon berusia 3 tahun, mereka sekeluarga pindah ke Jakarta. Di Ibu Kota, keluarga ini tinggal di rumah kontrakan yang kecil. Itu pun sering berpindah dari tempat kontrakan yang saru ke tampat yang lain. Kenyataan yang tidak nyaman ini tidak memudarkan impian  Adon untuk suatu saat nanti menjadi penyanyi terkenal.
Untuk itulah dia selalu giat berlatih bernyanyi sendiri. “Kamar mandi adalah studio kecilku, di sanalah aku terus-terusan berlatih secara alami,” kisah pria kelahiran Jepara, Jawa Tengah 17 Maret 1973 ini.  Di samping serius latihan nyanyi, dia juga belajar keras untuk bisa meraih prestasi di sekolah. Harus menjadi ranking 1. Itulah syarat dari orang tua supaya Adon diberi ijin bernyanyi dan ngeband bersama teman-temannya.

Meraih impian
Akhirnya, Adon bergabung dengan Base Jam, dan mulai meraih mimpi. Nama mereka semakin dikenal anak-anak di Indonesia melalui pentas musik Indonesia. “Pujangga”, album yang  membuat nama mereka makin melejit di kalangan anak remaja.
Melalui Base Jam, Adon tetap mengasah talenta. Dia datang ke sekolah-sekolah, berbicara dalam bahasa yang universal tanpa batasan agama, bernyanyi dan menghibur, merangkul anak muda, agar mereka selalu ingat untuk mencintai bangsa ini. 
“Hidup tidak sia-sia, tidak melihat fasilitas, kondisi ekonomi, kepahitan, sebagai penghalang. Sebaliknya tetap berdiri dan bayar harga, meraih mimpi karena rencana Tuhan selalu indah,” itulah seruan suami Joyce Pelupessy ini, khususnya bagi anak-anak muda. 

Menyelamatkan generasi
Tahun 1991, Adon dan sang istri, Joyce, terlibat dalam pelayanan sekolah minggu. Kerinduan untuk serius melayani anak remaja semakin membara dirasakan Adon, selesai mengikuti konferensi ABBG. “Ternyata ada banyak orang lain di negeri ini yang digerakkan oleh misi yang sama, untuk menyelamatkan Indonesia,” ucap Adon. Dan itu membuatnya makin teguh dan bersemangat dalam keterlibatannya memikirkan generasi muda. “Kita akan kehilangan mereka kalau tidak melayani mereka,” cetus warga GPIB Sawangan ini antusias.
Di balik semangatnya yang terus berkobar,  Adon mengingatkan anak muda akan kenyataan yang telah dilewatinya: “Tidak ada yang bisa membatasi rencana Tuhan bisa terwujud. Walau ekonomi terbatas, tersisihkan, diremehkan, walaupun orang tua harus berhutang, dianggap remeh oleh orang lain, tersisihkan, dipandang sebelah mata, namun kasih setia Tuhan tidak pernah berkurang dan berubah,” tandas Adon. 
Untuk itulah Adon mengingatkan anak muda masa sekarang agar jangan berhenti berharap dan bermimpi, sebab Tuhan rindu mewujudkan mimpi kita. Tuhan mau kita bekerjasama dengan-Nya. 

let watching the video:



Pesan untuk teman-teman: jangan menyerah gimanapun keadaan kita. Percayalah kita pasti bisa meraih cita-cita kita asal kita tekun dan berserah sama TUHAN!^^. oiya temen temen  Firman yang dia sharing tadi di gereja intinya ngajak kita supaya mempergunaakan waktu dengan baik. Efesus 5:16-17 (redeeming the time)
_don't wait till tomorrow, what can you do today_


source:google